Kamis, 19 Juli 2012

karena rindu ini sabar

hanya berani menulis dalam buku harian
atau menumpahkan perasaan lewat puisi
lalu berharap esok atau lusa ia sempat membacanya....
disini kusimpan kenangan abadi tentangmu...
dengan segala keterbatasan memori yang ku punya...
apapun yang kau katakan sekarang...
bagaimanapun kau menghindarinya..
tapi cinta akan tetap ada disana...
dan menunggumu kembali mengakui keberadaanya...
tak ada bagian yang perlu kita ubah...
tak ada sela yang harus kita isi...
mengertikah kamu?
bahwa mungkin saat ini kita tidak berada pada cerita yang sama...
karena ini adalah sebuah kisah dari sang waktu....
pergilah selagi kau bisa...
sejauh yang kau mau....
karena rindu ini sabar..seperti bulan menanti gerhana...seperti lebah yang menunggu bunganya mekar

0 komentar:

Posting Komentar