Aku masih seperti ini…. mengiringimu,….
menyetia dalam diam.Kadang, aku sangat
menantimu, tanpa
ingin kamu tau…. Tak jarang,
kau sejenak pergi,lalu
kembali lagi semaumu...Namun, aku masih mengiringimu, menyetia dalam diam. Tidak
apa apa…Bukankah kita baru bisa bergerak jika ada jarak? Seperti huruf yang
tertulis tidak aka nada arti jika tanpa spasi…Begitulah cinta seperti seharusnya. Seperti
hari-hari yang menampung keluh kesah, membangun keabadian, mencipta sejarah
dalam kenangan….menyetia…aku
ingin Menyertamu dalam luka,
juga bahagia. Meskipun hingga saat ini aku blm pernah mengucapkan,
tapi lihatlah dalam diam… dengarkanlah dalam diam… lalu kamu akan merasakanya
dalam diam bahwa aku juga mencintaimu… diamku berkata-kata..dalam diamku kamu
bisa mendengar banyak suara…J
Saat ini pukul
23.22, disana pasti wajahmu sedang terlipat diantara sarung bantal. Sambil tangan
mu menggapai disamping bantal…entah apa yg ingin kamu gapai…dan disini aku
ingin bisa mencuri waktumu. Menyita perhatianmu supaya terpilih masuk dalam
mimpimu…sekarang aku ingin tidur. Menyusulmu kealam abstrak, dimana disana
segalanya bisa bertemu, tidak peduli jarak dan waktu. Aku harap nanti juga
begitu, pastikan kamu ada disana menyambutku dating dalam mimpimu… tunggu aku J … dan aku mau itu
terulang setiap malam ,,setiap tidurmu… hingga nanti suatu hari … disaat ada
tanganku disamping bantal tempat jemarimu menggapa-gapai… lalu ketika matamu
terbuka ada aku disana…meringkuk berhadapan dengan wajahmu…lalu tersenyum dan
saling menyapa “selamat pagi J “



