malam ini masih seperti kemarin...badan ini enaknya cm dipakai berbaring di kamar....
mau makan aja susah nelen....tapi setidaknya ujian osce sudah berlalu dengan lancar meskipun tepar setelahnya....smp sebesar ini mungkin baru kemarin ngrasain muntah2 isinya cm air.....(ya iyalah, seharian g makan apa2).....huss husss..udah ah ngeluhnya,,,,
disyukuri aja...kyk lirik lagu muhasabah cinta "sakit yang kurasa biar jadi penawar dosaku" :)
g boleh bikin khawatir ibu sama bapak di rumah,...ngomongnya nanti kalau sudah sembuh... :p
cukup ngadu sama kakak di jakarta aja....karena biasanya dia yg paling tidak kawatiran.....setiap kalai ngadu lagi sakit malah di ejekin "dasar sakit sakitan...hahaha...
tapi anehnya kali ini lain..responya diluar kebiasaan kakaku....setelah adzan magrib kemarin sore kakaku mengirim pesan singkat "udah maem dik?" lalu dengan manjanya aku bls " mas hanung....aku sakit....empun maem kok wau"
beberapa detik setelah smsku terkirim kakaku langsung menelponku dengan nada kawatir...tanya ini itu..udh diobatin atau blm...:) sungguh menggelikan...benar2 diluar perkiraan kalau kakaku akan sekawatir itu....gomawooo kakak...^_^
setidaknya perhatian kakaku cukup mengurangi kesedihanku sejak sore kemarin...sedih karena blm bisa plng kerumah....
Jumat, 29 Juni 2012
Rabu, 20 Juni 2012
pemilik tempat terindah
entah knp setiap kali mendengar alunan musik dari blog mu seperti membangunkan rasa yg beberapa bulan lalu aku sering rasakan.... mungkin ini sugesti, aku juga tidak paham.... kira2 sudah berapa jauh kamu melupakan pertemuan pertama dan terakir kita waktu itu? :]
yg jelas aku blm lupa.... meskipun jaket pemberianmu itu aku simpan ditumpukan paling bawah lemariku tapi tetap saja kadang terlihat ... masih bertanya2 apa mksd kamu memberikan itu untuk ku... sebagai tanda pertemuankah? atau justru sebagai kenang2ngan dan tanda perpisahan?
dulu sambil tertawa aku bilang "dia memberi jaket ini supaya g perlu ketemu aku lg untuk balikin jaket ini..hehe" yaa...antara candaan dan kekawatiran... mungkin itu ada benarnya juga setelah hari itu berlalu....sejak saat itu kita tdk pernah bertemu lg.... kadang mulut berucap "aku iklhas" tapi bukan iklhas namanya kalau masih ada sakit....
biarkan waktu yg nanti akan membuat rasaku netral...senetral sebelum perkenalan singkat kita....
meskipun sebentar tapi kamu sepertinya salah masuk di otak ku,,,, seharusnya kamu aku simpan dalam concious otak ku...tapi kamu ternyata ada dlm unconciuos otak ku...pantas saja susah dilupakan... kamu disana bersama air mataku.... meskipun sebenarnya aku mau kamu disana bersama tawaku..., aah...tapi tidak se ilmiah ini jugaa... perasaan adalah perasaan....
aku juga kurang paham.... biarlah kamu tetap disitu,,,, karena tempat terindah di otak ku milik orang lain...bukan kamu... :]...milik dia....
dia yg membuat semuanya terasa mudah...tidak memaksakku untuk percaya,,,,tapi dia menunggu....
dia tidak berjanji untuk membuat lukaku benar2 sembuh..tapi dia rela merasakan sakitnya bersamaku...
tak peduli sesering apa aku menyangkal kehadiranya di hatiku,,,tapi dia masih tetap disini bersamaku ....
dan aku hanya butuh sedikit lagi waktu untuk mencintainya sebesar dia mencintaiku....:]
*baru saja dia yg aku maksud mengirim pesan singkat "selamat istirahat de'..dilanjutkan lagi besok habis saur belajrnya" :] .....
Senin, 18 Juni 2012
penggalan penggalan novel untukmu
"Saat pertama kali aku melihat dia hari itu, aku sudah berbohong beberapa kali.
Aku bilang, senyumannya waktu itu tak akan berarti apa-apa. Aku bilang, gempa kecil di dalam perutku hanya lapar biasa. Padahal aku sendiri tahu, sebenarnya aku mengenang dirinya sepanjang waktu. Karena dia aku jadi ingin mengulang waktu.
Dan suatu hari, kami bertemu lagi.
Di saat berbeda, tetapi tetap dengan perasaan yang sama. Perasaanku melayang ke langit ketujuh karena bertemu lagi dengan dirinya. Jantungku berdetak lebih cepat seolah hendak meledak ketika berada di dekatnya. Aku menggigit bibir bawahku, diam-diam membatin, “Ah ini bakal jadi masalah. Sepertinya aku benar-benar jatuh cinta kepadamu,”
Apakah aku bisa sedetik saja berhenti memikirkan dirinya? Aku tak tahu harus berbuat apa. Aku jatuh cinta, tetapi ragu dan malu untuk menyatakannya."
ahh...bagaimana ini... ternyata aku juga sudah berbohong beberapa kali.... penggalan novel itu seperti mengingatkan ku lagi pada sosok mu yg sangat aku kagumi sejak pertama kali kita diperkenalkan ....bahkan sebelum kita sempat bertemu .....teringat pisang coklat darimu, jaket hitam itu dan bioskop itu, mushola itu, gerimis itu, semua membuat ku semakin tak mampu menyembunyikan betapa bahagianya saat pertemuan kita.... haaah.... tapi sayangnya itu adalah pertemuan pertama dan terakir kita .....
"Mungkin, jalan kita tidak bersimpangan. Ya, jalanmu dan jalanku. Meski, diam-diam, aku masih saja menatapmu dengan cinta yang malu-malu.
Aku dan kamu, seperti hujan dan teduh. Pernahkah kau mendengar kisah mereka? Hujan dan teduh ditakdirkan bertemu, tetapi tidak bersama dalam perjalanan. Seperti itulah cinta kita. Seperti menebak langit abu-abu.
Mungkin, jalan kita tidak bersimpangan...."
ya...aku lah si teduh itu, dan kamu sang hujan... bahkan meskipun kini ada gerimisku yg sering mengunjungi hatiku lebih sering darimu ...entahlah...masih ada kamu...secuil atau sebesar apa aku juga tidak paham....mungkin ini memang agak rumit... tapi kamu tetaplah hujan...yg ditakdirkan untuk tidak bersama teduh....
dan untuk gerimisku..aku ingin bicara
" Ini cinta yang sulit. Aku tak bisa mencintaimu seperti yang aku mau.
Namun, ketika dia hadir dalam hidup-mu di antara kita-aku pun sadar kebahagiaanku pelan-pelan akan memudar. Betapa tidak, dia bisa memberimu cinta dan perhatian. Menggenggam tanganmu hingga akhirnya kau terlelap di sisinya. Dia melakukan semua yang ingin aku berikan padamu.
Dan hari ini, aku memandangi senja pertama yang kunikmati tanpa dirimu. Aku belajar berbahagia untukmu. Dia yang paling tepat. Aku tahu itu-tapi..., bagaimana denganku?
Bagaimana caraku bahagia tanpa dirimu? "
yaa...itu mungkin hanya penggalan kata yg menggambarkan kekawatiranku akan kehilangan dirimu....karena kamu yg telah mengusir mendung yg ditnggalkan hujan kemarin...dan kamu mengukir pelangi di langitku saat ini... bgamana bisa aku tanpamu...tapi knp aku blm bisa mencintaimu seperti yang aku mau.... bersabarlah gerimisku...beri aku sedikit lagi waktu... dan percayalah bahwa aku pun ingin jatuh cinta padamu.... aku minta maafkan aku jika aku masih menyimpan bayangan hujan dalam tirai malamku....tapi percayalah
"Tak ada yang bisa melakukan sebaik dirimu. Pertahananku begitu rapuh akan pesonamu. Potongan-potongan kejadian indah berlompatan, menyesaki benakku dengan imaji dirimu; dari caramu membuatku tersipu, tatapan dalam langsung ke arahku, sampai kata-kata manis yang kuingat selalu.
Merindukanmu membuatku sempat lupa kenapa aku harus melupakanmu."
" Orang bilang, pertemuan pertama selalu kebetulan. Tapi bagaimaba caramu menjelaskan pertemuan-pertemuan kita selanjutnya? Apakah Tuhan campur tangan di dalamnya?
Kita bukanlah dua garis yang tak sengaja bertabrakan. Sekeras apa pun usaha kita berdua, saling menjauhkan diri-dan menjauhkan hati-pada akhirnya akan bertemu kembali.
Kau tak percaya takdir, aku pun tidak. Karenanya, hanya ada satu cara untuk membuktikannya... Kau, aku dan perjalanan ini."
Aku bilang, senyumannya waktu itu tak akan berarti apa-apa. Aku bilang, gempa kecil di dalam perutku hanya lapar biasa. Padahal aku sendiri tahu, sebenarnya aku mengenang dirinya sepanjang waktu. Karena dia aku jadi ingin mengulang waktu.
Dan suatu hari, kami bertemu lagi.
Di saat berbeda, tetapi tetap dengan perasaan yang sama. Perasaanku melayang ke langit ketujuh karena bertemu lagi dengan dirinya. Jantungku berdetak lebih cepat seolah hendak meledak ketika berada di dekatnya. Aku menggigit bibir bawahku, diam-diam membatin, “Ah ini bakal jadi masalah. Sepertinya aku benar-benar jatuh cinta kepadamu,”
Apakah aku bisa sedetik saja berhenti memikirkan dirinya? Aku tak tahu harus berbuat apa. Aku jatuh cinta, tetapi ragu dan malu untuk menyatakannya."
ahh...bagaimana ini... ternyata aku juga sudah berbohong beberapa kali.... penggalan novel itu seperti mengingatkan ku lagi pada sosok mu yg sangat aku kagumi sejak pertama kali kita diperkenalkan ....bahkan sebelum kita sempat bertemu .....teringat pisang coklat darimu, jaket hitam itu dan bioskop itu, mushola itu, gerimis itu, semua membuat ku semakin tak mampu menyembunyikan betapa bahagianya saat pertemuan kita.... haaah.... tapi sayangnya itu adalah pertemuan pertama dan terakir kita .....
"Mungkin, jalan kita tidak bersimpangan. Ya, jalanmu dan jalanku. Meski, diam-diam, aku masih saja menatapmu dengan cinta yang malu-malu.
Aku dan kamu, seperti hujan dan teduh. Pernahkah kau mendengar kisah mereka? Hujan dan teduh ditakdirkan bertemu, tetapi tidak bersama dalam perjalanan. Seperti itulah cinta kita. Seperti menebak langit abu-abu.
Mungkin, jalan kita tidak bersimpangan...."
ya...aku lah si teduh itu, dan kamu sang hujan... bahkan meskipun kini ada gerimisku yg sering mengunjungi hatiku lebih sering darimu ...entahlah...masih ada kamu...secuil atau sebesar apa aku juga tidak paham....mungkin ini memang agak rumit... tapi kamu tetaplah hujan...yg ditakdirkan untuk tidak bersama teduh....
dan untuk gerimisku..aku ingin bicara
" Ini cinta yang sulit. Aku tak bisa mencintaimu seperti yang aku mau.
Namun, ketika dia hadir dalam hidup-mu di antara kita-aku pun sadar kebahagiaanku pelan-pelan akan memudar. Betapa tidak, dia bisa memberimu cinta dan perhatian. Menggenggam tanganmu hingga akhirnya kau terlelap di sisinya. Dia melakukan semua yang ingin aku berikan padamu.
Dan hari ini, aku memandangi senja pertama yang kunikmati tanpa dirimu. Aku belajar berbahagia untukmu. Dia yang paling tepat. Aku tahu itu-tapi..., bagaimana denganku?
Bagaimana caraku bahagia tanpa dirimu? "
yaa...itu mungkin hanya penggalan kata yg menggambarkan kekawatiranku akan kehilangan dirimu....karena kamu yg telah mengusir mendung yg ditnggalkan hujan kemarin...dan kamu mengukir pelangi di langitku saat ini... bgamana bisa aku tanpamu...tapi knp aku blm bisa mencintaimu seperti yang aku mau.... bersabarlah gerimisku...beri aku sedikit lagi waktu... dan percayalah bahwa aku pun ingin jatuh cinta padamu.... aku minta maafkan aku jika aku masih menyimpan bayangan hujan dalam tirai malamku....tapi percayalah
"Tak ada yang bisa melakukan sebaik dirimu. Pertahananku begitu rapuh akan pesonamu. Potongan-potongan kejadian indah berlompatan, menyesaki benakku dengan imaji dirimu; dari caramu membuatku tersipu, tatapan dalam langsung ke arahku, sampai kata-kata manis yang kuingat selalu.
Merindukanmu membuatku sempat lupa kenapa aku harus melupakanmu."
" Orang bilang, pertemuan pertama selalu kebetulan. Tapi bagaimaba caramu menjelaskan pertemuan-pertemuan kita selanjutnya? Apakah Tuhan campur tangan di dalamnya?
Kita bukanlah dua garis yang tak sengaja bertabrakan. Sekeras apa pun usaha kita berdua, saling menjauhkan diri-dan menjauhkan hati-pada akhirnya akan bertemu kembali.
Kau tak percaya takdir, aku pun tidak. Karenanya, hanya ada satu cara untuk membuktikannya... Kau, aku dan perjalanan ini."
Minggu, 17 Juni 2012
suatu saat nanti
hidup ini bukan sekedar nafas, denyut nadi dan darah yg terus mengalir.....
hidup ini adalah penerimaan, iyaaa.... ikhlas ...
hidup ini adalah tentang rasa syukur ....
hanya saja kita sering lupaa bagaimana caranya untuk "hidup"....
percayalah ..... apa saja yg telah kamu temui adalah bukti agar kita selalu bersyukur...
belajarlah dari hujan yang rela meninggalkan langit demi mengusir mendung....
lihatlah daun yang gugur dengan penuh penerimaan...meskipun kita tak pernah tau daun gugur karena angin yg meniupnya atau karena pohon tidak menahanya untuk tinggal lebih lama lagi....
disana...yaa ...dilangit yang biru itu bnyak mimpi ....
kalau kamu mau taruhlah beberapa mimpimu disana....
lalu berdoa lah dari sujud ke sujud saat kau terjaga...
biarlah sajadah mu yg menjadi saksi setiap tetes air mata malam itu....
dan lihatlah nanti...di depan sana kita tidak tau hadiah apa yang sedang dibungkus dengan indah oleh Nya...
tapi percayalah .... itu akan membuat mereka cemburu padamu.... :)
sering aku berharap ...suatu saat nanti kita dapat melakukanya bersama...
kita berjamaah ...lalu aku akan khusyu' menjadi makmum yang mendengar alunan Firman Nya kau lantunkan dalam sholatmu.... dan setelah salam aku akan mencium tangan mu penuh haru...lalu kau kecup keningku dengan segenap kasih sayang.... dalam ikatan yang halal...Amin :)
hidup ini adalah penerimaan, iyaaa.... ikhlas ...
hidup ini adalah tentang rasa syukur ....
hanya saja kita sering lupaa bagaimana caranya untuk "hidup"....
percayalah ..... apa saja yg telah kamu temui adalah bukti agar kita selalu bersyukur...
belajarlah dari hujan yang rela meninggalkan langit demi mengusir mendung....
lihatlah daun yang gugur dengan penuh penerimaan...meskipun kita tak pernah tau daun gugur karena angin yg meniupnya atau karena pohon tidak menahanya untuk tinggal lebih lama lagi....
disana...yaa ...dilangit yang biru itu bnyak mimpi ....
kalau kamu mau taruhlah beberapa mimpimu disana....
lalu berdoa lah dari sujud ke sujud saat kau terjaga...
biarlah sajadah mu yg menjadi saksi setiap tetes air mata malam itu....
dan lihatlah nanti...di depan sana kita tidak tau hadiah apa yang sedang dibungkus dengan indah oleh Nya...
tapi percayalah .... itu akan membuat mereka cemburu padamu.... :)
sering aku berharap ...suatu saat nanti kita dapat melakukanya bersama...
kita berjamaah ...lalu aku akan khusyu' menjadi makmum yang mendengar alunan Firman Nya kau lantunkan dalam sholatmu.... dan setelah salam aku akan mencium tangan mu penuh haru...lalu kau kecup keningku dengan segenap kasih sayang.... dalam ikatan yang halal...Amin :)
Sabtu, 16 Juni 2012
"ku kemballikan PadaMU Ya Rahman"
ketika rasa ini ada aku percaya ini atas ijin Mu...
dan ketika rasa itu jg ia rasa aku percaya itu atas kehendak dari Mu...
karena Engkaulah yang lebih mengetahui sebenar benarny yang tidak aku mengerti...
jika dengan menjaga rasa ini Kau berikan restu Mu maka jadikanlah aku lebih pantas untuknya dan begitu juga dia....
namun jika dengan menutu rasa ini Kau berikan Ridho Mu maka jadikanlah aku ikhlas Ya Rahman...
sesungguhnya yang baik bagiku belum tentu baik bagi Mu, dan Engkau lebih mengetahui... :)
biarkan kita tetap bersujud dan berdoa dalam sajadah yang berbeda, namun doa kita menggantung pada langit yang sama :)
dan ketika rasa itu jg ia rasa aku percaya itu atas kehendak dari Mu...
karena Engkaulah yang lebih mengetahui sebenar benarny yang tidak aku mengerti...
jika dengan menjaga rasa ini Kau berikan restu Mu maka jadikanlah aku lebih pantas untuknya dan begitu juga dia....
namun jika dengan menutu rasa ini Kau berikan Ridho Mu maka jadikanlah aku ikhlas Ya Rahman...
sesungguhnya yang baik bagiku belum tentu baik bagi Mu, dan Engkau lebih mengetahui... :)
biarkan kita tetap bersujud dan berdoa dalam sajadah yang berbeda, namun doa kita menggantung pada langit yang sama :)
Kamis, 14 Juni 2012
"cemburu atau ragu?? "
bersama angin ini biar ku urai segala tanya pada sang malam....
jika hari kemarin hanyalah mimpi maka ijinkanlah aku tertidur sekali lagi...
meskipun mungkin hanya untuk sementara....
biarkanlah langit menjadi pelipur lara hingga pagi kembali.....
yaaa....entah ini ragu atau cemburu,,,,
biarlah saja tak terlihat oleh siapapun...
biarlah sang embun membasuh mimpi2 tentangmu hingga aku tak tau akan memudar atau akan menyemai bunga agar mekar...
sampai malam berganti pagi lalu malam datang lagi...aku tak peduli...
karna akan ku biarkan rasa ini tetap bersahaja dalam balutan doa....
jika hari kemarin hanyalah mimpi maka ijinkanlah aku tertidur sekali lagi...
meskipun mungkin hanya untuk sementara....
biarkanlah langit menjadi pelipur lara hingga pagi kembali.....
yaaa....entah ini ragu atau cemburu,,,,
biarlah saja tak terlihat oleh siapapun...
biarlah sang embun membasuh mimpi2 tentangmu hingga aku tak tau akan memudar atau akan menyemai bunga agar mekar...
sampai malam berganti pagi lalu malam datang lagi...aku tak peduli...
karna akan ku biarkan rasa ini tetap bersahaja dalam balutan doa....
Rabu, 06 Juni 2012
"malaikat tanpa sayap"
"Embun tak perlu warna untuk membuat daun jatuh cinta...
seperti aku, tidak punya alasan untuk tidak jatuh cinta kepadamu"
:)
NB : "mau ketauan atau g ketauan pura2 bego aja deh yaaa....sok g ngerti gtu... " *nasehat liza... :D
seperti aku, tidak punya alasan untuk tidak jatuh cinta kepadamu"
:)
NB : "mau ketauan atau g ketauan pura2 bego aja deh yaaa....sok g ngerti gtu... " *nasehat liza... :D
"seperti hidup yang tidak sempurna"
setelah malam yang tak pernah bosan mengingatkan ku tentang sosokmu...
pagi ini pun seperti enggan menghapusmu sedikit dalam keterjagaanku...
mengembalikan kisah kecil kita di sudut bisu masa lalu....
trimakasih karna kau menjaga kisah itu lebih gigih dari pada aku ....
:)
seperti hidup yang tidak sempurna....
telah kau bungkus kenangan itu dalam setiap doa mu....
seharusnya kau tau...
kau seharusnya mengerti.....
bahwa rasaku telah memilih untuk larut bersamamu....:)
Entah apakah kau mengerti rindu yang juga tak bisa kupahami ini...
hingga andai kau baca deretan kata ini bibirmu akan kelu....lalu tersenyum untukku :)
meskipun rasa yang telah kurajut begitu sederhana....
karena kita tau sesuatau yang sederhana lebih indah untuk dirasa :)
pagi ini pun seperti enggan menghapusmu sedikit dalam keterjagaanku...
mengembalikan kisah kecil kita di sudut bisu masa lalu....
trimakasih karna kau menjaga kisah itu lebih gigih dari pada aku ....
:)
seperti hidup yang tidak sempurna....
telah kau bungkus kenangan itu dalam setiap doa mu....
seharusnya kau tau...
kau seharusnya mengerti.....
bahwa rasaku telah memilih untuk larut bersamamu....:)
Entah apakah kau mengerti rindu yang juga tak bisa kupahami ini...
hingga andai kau baca deretan kata ini bibirmu akan kelu....lalu tersenyum untukku :)
meskipun rasa yang telah kurajut begitu sederhana....
karena kita tau sesuatau yang sederhana lebih indah untuk dirasa :)
Senin, 04 Juni 2012
Senyum Purnama :)
hari ini fajar dan senja masih tetap sama....:)
menyapa seisi jiwa penuh kehangatan...
lalu malam menjadi kannya berbeda....
karena kehadiran sang purnama...
Membingkai senyum sendu dibalik tirai sang awan....
ku tuliskan rasa ini dengan sederhana....
biarlah tetap seperti ini...sesederhana ini...:)
sedikit tertunduk....lalu tersenyum...
seindah doa yg terucap dari sujud ke sujud...
hanya bisa berucap "ALHAMDULILLAH"
Langganan:
Komentar (Atom)




